Penyihir Indonesia Kurang Canggih

Penyihir Indonesia Kurang Canggih. Permadi: Kalau Aku Santet, SBY Mati!. Permadi sempat menantang Rizal Mallarangeng untuk adu santet karena menganggap konsultan politik SBY itu sudah keterlaluan menyerang Prabowo. Namun di saat SBY mengaku ada yang menyihirnya, Permadi mengatakan tidak melakukannya.

“Kalau aku (yang menyantet), ya langsung mati dia,” canda Permadi yang gemar berpakaian hitam-hitam itu saat dihubungi INILAH.COM, Sabtu (4/7).

Permadi yang meminta SBY membuktikan ucapannya, melihat ada sinyal kepanikan dari gang Cikeas. Sebab belakangan SBY dan timnya banyak disorot terkait Gerakan Satu Putaran (Gestapu) Pilpres, hingga isu SARA, yang bisa mempengaruhi pemilih SBY.

“Mungkin dia sudah panik karena secara pasti dia tahu dukungan buat dia semakin berkurang. Sekarang ini kan semua anak buahnya panik, Andi Mallarangeng juga panik,” urai Permadi.

Dalam pernyataannya kemarin, SBY tak secara langsung menyebut pelakunya. Namun jelas-jelas SBY mengaitkan soal sihir dengan musim pemilu dengan menyebut banyaknya penggunaan ilmu sihir pada momen tersebut.

Anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Permadi yang berada di pihak lawan politik SBY itu pun merasa gemas dengan pernyataan SBY.

“Itu jelas-jelas pembdohan karena seperti minta dikasihani. Hanya cari simpati seolah-olah terzalimi,” cetusnya. [fiq/ana]

SBY Harus Buktikan Disihir
Sihir dan pilpres menjadi saling bertautan di mata SBY dan mengesankan tuduhan terhadap lawan-lawan politiknya. Pernyataan SBY yang menyebut dirinya diganggu oleh kekuatan sihir menjelang pilpres itu harus dibuktikan.

“Lebih baik dibuktikan, diganggu seperti apa, dari pihak capres mana yang menyerang. Itu kan dia menuduh, jadi harus dibuktikan,” kata Anggota Dewan Pembina Gerindra Permadi kepada INILAH.COM, Sabtu (4/7).

Permadi yang juga seorang paranormal itu menilai pernyataan SBY aneh dan ngawur. Apalagi, SBY menyampaikan pernyataan tersebut dalam acara majelis zikir.

“Kalau seperti Pak SBY itu aneh. Dia kan terpelajar, katanya nggak percaya klenik, nggak percaya mistik. Tapi dengan dia bilang seperti itu kan tandanya dia sangat percaya. Lagipula itu kok bilangnya di acara zikir, di depan ulama-ulama,” jelasnya.

SBY mengeluhkan soal sihir itu di hadapan 3.000 jamaah zikir dan pengajian di kediamannya, Puri Cikeas Bogor, kemarin.

“Ini musim pemilu, dalam pilpres dan pilwapres banyak yang gunakan ilmu sihir. Betul saya merasakan dengan keluarga. Luar biasa, macam-macam yang digunakan,” kata SBY semalam. [fiq/ana]

Curhat Diganggu Sihir, SBY Cari Simpati

INILAH.COM, Jakarta – Curahan hati SBY tentang penggunaan ilmu sihir yang mengganggu dirinya dan keluarganya dianggap sebagai upaya mencari simpati publik. SBY dianggap kembali mencoba munculkan kesan terzalimi, yang dianggap sebagai gaya baru.

“Logikanya memang ini upaya untuk meraih simpati publik. Apalagi konteksnya tepat karena disampaikan di acara majelis zikir. Jadi ya siapa tahu menuai simpati, bahwa saya ini diganggu, saya ini orang yang terzalimi,” kata pengamat psikologi politik Universitas Indonesia Hamdi Muluk kepada INILAH.COM di Jakarta, Sabtu (4/7).

Sikap SBY mengumbar soal gangguan ilmu sihir itu, dinilai Hamdi sebagai tidakan yang tidak perlu. Namun, dikatakan dia, SBY mencoba memberi kesan bahwa dirinya tidak terpengaruh dengan gangguan-gangguan yang bersifat gaib. Meski demikian, curhat SBY juga bisa menimbulkan kesan pengeluh.

“Padahal risiko menjadi pejabat publik, menjadi capres, semuanya akan disorot. Persoalan seperti itu tidak terlalu penting untuk disampaikan ke publik,” ujarnya.

Hamdi menjelaskan, curhat SBY juga bisa mengundang banyak penafsiran dari publik. Apalagi yang disampaikan adalah persoalan yang menyangkut keyakinan.

“Harus dicermati apakah itu efektif untuk mendapatkan simpati. Jangan-jangan nanti malah ditafsirkan yang lain. Alih-alih dapat simpati, malah timbul kesan, ini kok presiden percaya klenik,” jelas Hamdi. [inilah.com]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: